bungkuk jepang2Perhatikan salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan warga Jepang! Pasti mereka banyak membungkukkan badannya. Gaya membungkuk tersebut ternyata banyak fungsinya. Bisa digunakan sebagai perkenalan, salam, penunjukkan rasa hormat atau bahkan permintaan maaf (tergantung dadri konteksnya).

Dan berikut merupakan ke-14 jenis membungkuk yang dilakukan orang-orang Jepang.

Salam

Cara membungkuk untuk mengucapkan salam ditunjukkan dengan membungkukkan badan sekitar 10 derajat dengan menganggukkan kepala dan bahu. Hal tersebut juga dapat berarti ketika mereka mengucapkan selamat tinggal.

Perkenalan

bungkuk jepangBila ada oang Jepang di hadapan Anda membungkuk sekitar 30 derajat baik menggunakan kepala maupun bahu itu artinya ia mengajak berkenalan. Hal tersebut bisa Anda lakukan juga di hadapan orang Jepang bila ingin berkenalan dengan mereka. Yang perlu diperhatikan ialah menjaga bahu dan kepala supaya tetap lurus dan tangan ke samping.

Setelah saling bertukar kartu nama, sebaiknya Anda membungkukkan badan selama satu detik dan usahakan supaya tidak terjadi kontak mata. Karena jika sampai kontak mata terjadi, mereka akan menganggap tidak sopan. Jangan lupa untuk menjaga jaga supaya tidak terjadi benturan. Sedangkan bila orang yang ditemui sangatlah penting seperti pejabat negara atau orang tua, bungkukkanlah badan sedalam 45 derajat. Usahakan jangan membungkukkan badan sambil berjabatan tangan secara bersamaan.

Membungkuk karena hormat

bungkuk jepang3Membungkukkan badan bagi masyarakat Jepang, bisa juga diartikan sebagai ungkapan hormat yang sangat dalam. Membungkuk untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain sangat dianjurkan baik kepada guru, orang tua atau pejabat negara.

Membungkuk tanda sportif

Membungkuk juga sudah lazim dilakukan oleh para olahragawan Jepang. Membungkuk dangkal sekitar 20 derajat menunjukkan tanda hormat kepada lawan sebelum pertandingan. Hal tersebut penting untuk menjunjung tinggi nilai sportifitas.

Membungkuk karena urusan agama

bungkuk jepang4Membungkuk juga biasa dilakukan oleh masyarakat Jepang kepada para tetua agama atau dewa di kuil Shinto. Mereka biasanya melakukan membungkuk dangkal.

Membungkuk dalam seni bela diri

Membungkuk ketika melakukan seni bela diri memiliki dua maksud. Pertama, membungkuk untuk menghormati guru dan kedua membungkuk untuk menghormati teman/ kolega bertanding.

Klik berbagai informasi Jepang lainnya!

Tags: ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>